Tuesday, December 18, 2007

Pemahaman hidup

Pemahaman hidup, saduran dari beberapa tulisan seseorang yang kubanggakan.

Pertama

Hasil bumi melimpah ruah, aku puas mengais sampah,
yang enak dan yang nikmat kuberikan untukmu sobat.
Geli aku tertawa melihat banyaknya orang gila, kesetanan dikejar waktu,
jalani hidup bagai ikan mendatangi bubu.

Andai mereka mau melihat indahnya mawar saat bunga mengembang,
atau seekor burung ternyata memiliki banyak kicauan?
Embun berkilauan bunga memamerkan kemewahan,
aku puas hanya bertelanjang.

Yang baru dan yang indah kuberikan untukmu sobat,
karena aku buang hajat gunung tinggi menjulang,
karena aku kencing sungai-sungai mengalir,
bangga dengan lantang aku pekikkan “MERDEKA!!!!”

Kedua

Tanpa menghiraukan esensi agama mereka hanya bergulat pada tingkat syariat.
Kunjungan mereka ke tempat-tempat ibadah hanya merupakan pameran belaka.
Pembacaan kitab-kitab suci-pun hanya untuk memamerkan suara mereka.”
“Jangan memaksa dirimu untuk mengikuti perilaku seorang nabi.
Sebagai orang jawa sifat dasarmu sudah berbeda,
dan sebenarnya kau tidak dapat meniru siapapun.

Jangan sombong ataupun mengharapkan pujian.
Apabila kamu berpegang teguh pada apa yang kamu pelajari selama ini,
itupun sudah cukup untuk memperoleh karunia Tuhan, .”
“Sebagai manusia dengan segala keterbatasannya,
sebaiknya kau menunaikan kewajibanmu dengan penuh kesadaran sesuai dengan kemampuan
serta keahlianmu.
seorang bodoh yang tidak sepenuhnya menguasi bahasa jawa, apalagi bahasa asing,
namun tetap memberanikan diri untuk menyampaikan ajaran-ajaran ini kepada kalian.”

“Banyak diantara kita yang percaya pada Tuhan karena takut pada akherat.
Hanya sedikit diantara kita yang benar-benar menyintai Tuhan.
Ada pula yang hanya mengharapkan pahala dan ganjaran,
mereka lebih parah lagi, hubungan mereka dengan Tuhan adalah hubungan dagang.”